Tantangan 30 Masakan dalam 30 Hari

Hmmm….. mungkin bagi penggemar memasak, 30 masakan dapat dibuat dalam hitungan jam. Namun, masak-memasak ini, dunia baru bagi saya. Ide ini tercetus saat saya menganggur alias jobless.

Menganggur adalah sesuatu yang sangat tidak mengenakkan. Bagaimana tidak? Otak saya terasa menumpul karena tidak pernah berpikir dan tertantang lagi.

Suatu hari saya menonton film Anna and Annie (sebenarnya saya agak lupa judulnya).  Film itu bercerita tentang dua orang yang sangat suka memasak. Mereka hidup di era yang berbeda. Si Anna (lakon yang hidup di era sekarang) merasa jengah dengan rutinitas hidupnya. Dia merasa tak bergairah.

Lalu, suaminya menyarankan agar Anna menekuni hobi memasaknya. Suaminya pun membuat blog agar Anna dapat menuliskan pengalaman dalam menantang dirinya sendiri. Ya, Anna menantang dirinya sendiri untuk membuat ratusan masakan dalam beberapa bulan.

Nah, film inilah yang menginspirasi saya dan akhirnya tercetus ide “Membuat 30 masakan dalam 30 hari.” Itu berarti saya harus membuat satu masakan dalam satu hari. Karena belum berpengalaman sama sekali, akhirnya saya meminta bantuan seorang teman, Maya.

Masakan yang telah kami buat sejak tercetusnya ide ini, 24 Desember 2009, antara lain sayur bayam, balado, tumis kangkung, dan semur. Sekilas masakan ini sama dengan yang lainnya, jika Anda belum melihat dan merasakannya. Hehehehehe….

Keterbatasan bumbu, pengetahuan memasak, dan modal, membuat kami lebih kreatif. Misalnya saat membuat semur. Dana kami terbatas, apalagi saya pengangguran. Jadi kami harus memutar otak untuk mengganti bahan utama semur yang biasanya berupa daging, ayam, telur, dan jengkol. Pilihan kami jatuh pada tahu. Akhirnya kami membuat semur tahu.

Dari sinilah saya benar-benar merasakan, kemiskinan itu membuat kita lebih kreatif dan belajar lebih banyak. Sebab, dari sinilah tercipta masakan baru (khususnya buat saya). Saya juga banyak belajar mengenai kebudayaan daerah. Meski saya dan Maya sama-sama bersuku Jawa, cara memasak di daerah kami ternyata jauh berbeda.

Hehehehehe…

Sayangnya, tantangan ini tak berjalan mulus. Ada kalanya kami terlalu capek untuk memasak. Ya, maklumlah, pengacara alias pengangguran banyak acara.

Sekarang, 10 Januari 2010 ini, saya bertekat untuk memasak kembali. Jadi, doakan saya!

Advertisements
Published in: on January 10, 2010 at 8:21 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://itatitanus.wordpress.com/2010/01/10/tantangan-30-masakan-dalam-30-hari/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: